(Lombok part three).
Hari pertama, setelah kami cukup puas jalan-jalan Gili Trawangan untuk senorkeling, kami memutuskan untuk pulang kembali ke penginapan. Untunglah sesampai di penginapan masih cukup
siang agak sore, dan kebetulan cuaca juga sangat cerah (waktu malam pertama kali nyampe keliatan baru hujan). Nah daripada nganggur akhirnya beberapa dari kami memutuskan untuk ke pantai Senggigi melihat
sunset.
Beruntunglah, cuaca di senja itu cukup hangat, lumayan
sunny, dengan sedikit mendung bergelayutan di langit. Waktu itu pukul 17.30 dan kami menemukan spot yang tepat untuk acara potret mem-potret sang surya.
Saya, dengan membawa peralatan ecek-ecek sederhana apa daya (sebuah
pocket camera Canon Power Shot A2000 IS) nekat mengambil mentari yang tersipu, mengintip malu di ufuk barat :p. Gak tau kuat apa nggak, yang penting
trial and error.
Setelah beberapa kali
setting manual, akhirnya mentoookk (maksimal) nemu setingan dengan hasil seperti gambar-gambar ini. Lumayan lah ^_^...
Nah kebetulan juga ada yang bisa dibuat jadi objek hidup untuk acara potret-mempotret senja. Namanya Balqis dan Lubby. Kakak beradik yang tipikal dan sifatnya mirip ayah ibunya ini kebetulan mau disuruh buat silhuetan membelakangi senja jingga yang semakin meredup....