Showing posts with label foss. Show all posts
Showing posts with label foss. Show all posts

Friday, April 18, 2014

Trusty Tahr, seperti apa nanti?

Bismillah,

Hari ini, eh lebih tepatnya kemarin 17 April 2014, Ubuntu 14.04 LTS Trusty Tahr, secara resmi di-release. Sebenernya pengen nyobain Ubuntu baru ini, karena berharap permasalahan sebelumnya dari laptop yang saya install Ubuntu ini ada solusinya.
Awalnya saya menggunakan ubuntu 13.10, nah ada permasalahan yang muncul ketika saya menggunakan ubuntu ini:

  • Ketika tombol yang mengatur brightness saya tekan-tekan untuk mengurangi pencahayaan yang default-nya 100% tiba-tiba jadi layar jadi hitam dan dekstop mengalami freezing, jadi tidak bisa diapa-apain dan terpaksa harus di matikan dengan menekan tombol power. Pun demikian ketika saya coba setting brightness di "All Setting"
Untuk yang lain hampir tidak ada masalah, driver tambahan seperti VGA ATI dan wireless Broadcom  OK, malah saya bisa menjalankan package ap-hotspot, sehingga lepi saya bisa jadi access point untuk perangkat yang lain.

Wednesday, February 12, 2014

haruskah saya pakai LaTeX?

Bismillah,
Pertanyaan ini muncul ketika pada kondisi saya harus mulai membuat (mencicil) laporan untuk tesis saya. Haruskah saya pakai LaTex untuk laporan tesis yang saya buat ini?
Well, untuk menjawab itu ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan saya kenapa harus menggunakan LaTeX, kenapa ndak. Apa sih LaTex itu? menurut definisi yang dijelaskan dalam situs resminya, LaTeX merupakan suatu sistem (document processor + document markup language) yang digunakan untuk menciptakan suatu high-quality typesetting (typesetting berkualitas tinggi yang menjadi acuan standar internasional penulisan dokumen seperti: paper, report, technical document, maupun scientific document). Dikatakan high-quality, karena formatting (style, font, ukuran, bentuk, tata letak) yang dihasilkan dokumen ini secara visual nyaman untuk dibaca. Disamping itu juga menyediakan beberapa fungsi untuk membuat persamaan matematis yang dibutuhkan dalam dokumen-dokumen teknis maupun saintifik.... (sebagai contoh: kalau Anda sering membaca buku impor, atau paper dari luar, biasanya mereka menggunakan LaTex untuk pembuatannya).

Friday, February 7, 2014

xtreme download manager

Kalau hobi donlot file dari internet, terutama file-file yang lumayan besar pastilah tau namanya download manager download manager. Sebenernya apa sih kelebihan dari download manager? Nah kelebihan aplikasi ini adalah kita bisa melakukan fungsi pause, resume, stop, restart dari proses download yang kita lakukan. Kalau download langsung via browser, fungsi-fungsi ini tidak kita dapatkan, sehingga apabila tiba-tiba koneksi terputus, atau komputer mendadak mati, file yang kita download tidak dapat "diselamatkan" alias kita harus mengulangi download dari awal (kecuali beberapa browser yang support fungsi ini tentu saja).

Kalau saya biasanya memakai aplikasi Internet Download Manager (IDM) yang versi gratisan, tapi sayangnya aplikasi ini trial selama 30 hari untuk versi gratisannya. Dan sayangnya lagi aplikasi ini tidak menyediakan dukungan untuk sistem operasi Linux (karena saya biasanya menggunakan Windows dan Linux untuk menyelesaikan pekerjaan saya). Alternatifnya kemarin nemu aplikasi, yang sejenis, namanya Extreme Download Manager (XDM) yang mendukung sistem operasi Linux. Aplikasi ini dijamin gratisan, dengan fitur yang sama persis dengan IDM (ada fungsi pause, resume, stop, start, dan memecah file yang di download ke dalam beberapa segmen yang dapat di request secara paralel)

So, you wanna try it?

(Mencoba) mapping jurnal dengan tool FreeMind

Dalam suatu proses riset, ternyata pekerjaan ngumpulin jurnal, baca, menentukan paper relevan atau tidak, kemudian proses "squeezing " jurnal menjadi suatu ide atau topik yang baru lumayan memusingkan. Dari kumpulan paper yang ada, harus bisa ditentukan apakah paper tersebut masuk ke topik riset yang diangkat atau tidak. Kemudian mengelompokan jurnal tersebut ke sub bahasan yang terkait dengan topik juga bukan perkara yang mudah. Nah permasalahannya kalau kita diminta mengingat-ingat jurnal tersebut masuk sub bahasan apa yang sangat susah, apalagi kalau jurnalnya gak cuman satu, tapi ada puluhan

Nah tiba-tiba teringat satu tool yang sering dipakai buat mapping suatu ide, dan poin-poin penting dari ide tersebut ke dalam suatu bentuk visual. Kenapa musti bentuk visual, karena menurut yg mengembangkan tools tersebut, suatu model visual lebih mudah diingat dari pada bentuk teks. Tools ini namanya "mind map" dan saya mencoba menggunakan FreeMind pada Linux Ubuntu.

Jadi idenya, saya pingin "ide tentang suatu riset" dipecah/ di-mapping ke dalam beberapa kata kunci, dan tiap kata kunci  itu memetakan paper mana saja yang relevan terhadap kata kunci itu. Bagaimana hasilnya?? Let's try it!!